Navigasi : Home » semua blog » Apa itu EPA dan DHA ? contact order : 081226340261 ; pin bb : 29D749CD
JUDUL YANG TERKAIT
PRODUK RECOMENDED
Apa itu EPA dan DHA ?

   Kalau kita membeli produk susu bayi, kita akan menemukan pada kemasan susu tersebut tulisan DHA. Apa itu DHA? Apa manfaat DHA bagi tubuh kita? Kalau kita membeli suplemen minyak ikan kita pun akan menemukan tulisan omega-3, terus pada pada komposisinya akan kita temukan tulisan EPA. Apa itu EPA? apa manfaat EPA bagi tubuh kita? Yuk kita coba bahas, meskipun tidak menyeluruh, minimal dengan ini kita bisa mengenal lebih jauh DHA dan EPA.

   EPA dan DHA merupakan suatu jenis asam lemak yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. EPA singkatan dari EicosaPentanoic Acid, sedangkan DHA singkatan dari DocosaHexanoic Acid. Jika dilihat dari struktur kimianya, keduanya termasuk kedalam golongan asam lemak omega-3, yaitu asam lemak yang memiliki ikatan rangkap pada karbon posisi 3 dihitung dari ujung metil. EPA dan DHA merupakan asam lemak yang esensial bagi tubuh hewan dan manusia, artinya bahwa kedua asam lemak ini tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh hewan dan manusia. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan akan kedua asam lemak ini, maka perlu suplay dari luar tubuh.

   Asam lemak apakah identik dengan lemak?? iya benar!! lemak pada dasarnya merupakan suatu senyawa kompleks yang tersusun atas asam lemak yang teresterifikasi dengan suatu gliserol atau kita kenal dengan istilah triasilgliserol.

   Nah kok bisa lemak bisa bermanfaat bagi tubuh manusia?? EPA dan DHA berdasarkan penelitian, ternyata bermanfaat untuk menangani pasien penderita jantung koroner (PJK). Menurut Haris (2011), Pasien PJK yang mengkonsumsi 850 gram EPA dan DHA setiap hari dalam jangka waktu lama, ternyata mampu bertahan hidup dan terhindar dari resiko kematian mendadak 40 % lebih besar dibandingkan dengan pasien yang tidak mengkonsumi EPA dan DHA. kenapa bisa ?

   Masih menurut Haris, EPA ketika berada dalam tubuh akan berkompetisi dengan Asam Arakhidonat (AA) yang merupakan prekursor prostaglandin untuk menempati reseptor didalam tubuh. prostaglandin tepatnya PG-2 didalam tubuh merupakan senyawa pencetus inflamasi. Bagi para penderita rheumatik pasti pernah merasaan nyeri di sendi, nah itu salah satu gejala yang disebabkan oleh proses inflamasi. Ketika EPA menggeser posisi AA, maka tetap akan dihasilkan prostaglandin namun dengan tipe berbeda yaitu PG-3. Prostaglandin ini memiliki sifat berbeda dibandingkan dengan PG-2 dimana ia tidak berefek menimbulkan inflamasi. Apa kaitan inflamasi dengan PJK? mungkin kita harus ketahui dulu penyebab dari PJK, in syaa Allah dilain postingan akan kita bahas terkait hal ini.

   EPA didalam tubuh selain mengganti posisi AA, juga mampu meningkatkan kadar HDL (High Density Lipoprotein) yang merupakan kolesterol baik yang mampu mengangkut tumpukan kolesterol dari dalam sel menuju hati untuk dimetabolisme. Disamping itu, EPA juga mampu menurunkan kadar trigliserida dan LDL yang berlebih, sehingga rasio antara HDL dan trigliserida menjadi meningkat.

   LDL merupakan pencetus utama penyakit jantung koroner. Kenapa bisa demikian? pada jumlah normal, LDL sebenarnya diperlukan untuk mengangkut kolesterol kedalam sel, dimana kolesterol ini akan digunakan oleh sel sebagai sumber energi untuk aktivitasnya. Namun jika LDL berlebih, maka ia akan mengangkut kolesterol yang begitu banyak kedalam sel, sehingga jumlah kolesterol didalam sel meningkat dan berlebih atau kita kenal dengan istilah hiperkolesterol. HDL didalam tubuh berfungsi menghantar kolesterol dari dalam sel menuju ke hati untuk dimetabolisme. Apabila rasio antara HDL dan LDL rendah, maka kolesterol yang disimpan di sel akan menjadi semakin besar dibandingkan dengan kolesterol yang metabolisme di hati. LDL yang berlebih juga rentan terhadap reaksi oksidasi, sehingga akan berubah menjadi LDL teroksidasi. LDL teroksidasi ini selanjutnya akan dimakan oleh makrofag dan menghasilkan sel busa. penumpukan sel busa inilah yang menjadi cikal bakal aterosklerosis.

   EPA dan DHA diketahui mampu meningkatkan rasio HDL terhadap LDL. meskipun mekanisme nya belum diketahui dengan pasti, namun ada kemungkinan proses biosintesis LDL dan HDL didalam tubuh lah yang terpengaruhi.

  Jadi benar adanya, bahwa EPA dan DHA mampu mencegah seseorang dari resiko penyakit jantung koroner, melalui kemampuannya menurunkan kadar trigliserida dalam darah, anti inflamasi, serta kemampuannya meningkatkan rasio HDL:LDL

 

tanggal posting: 04 Desember 2014 author: erTAZ
ARTIKEL TERBARU

Fashion adalah semua hal yang menempel ditubuhmu sendiri namun harus diperhatikan tata cara, etitude yang baik agar semua terlihat pantas dan nyaman untuk kamu pakai.  Dengan teknologi yang..selengkapnya..

"GEBYAR BERKAH DI rumahTAZIEK"

Dapatkan beragam hadiah menarik dengan cara yang sangat mudah.

Siapapun anda,..selengkapnya..

   Kalau kita membeli produk susu bayi, kita akan menemukan pada kemasan susu tersebut tulisan DHA. Apa itu DHA? Apa manfaat DHA bagi tubuh kita? Kalau kita..selengkapnya..

Mungkin nama pantai ini terdengar sangat asing ditelinga anda, namun tidak bagi masyarakat tasikmalaya. Pantai sindangkerta merupakan salah satu objek wisata..selengkapnya..